Posted by: sandhee on: May 14, 2009
tubex : Hai bro….lagi apa?
sandhee_tube : Bentar yah, gw lagi sibuk nih….:D.
———- 1 jam kemudian —————-
tubex : bro, kemana aje sih lo ??? sibuk ngapain sih???
BUZZ !!!!!
Bagi yang sering chatting lewat Yahoo! Messenger atau bahasa kerennya YM, fasilitas buzz sangat membantu ketika lawan bicara kita tidak merespon. Caranya cukup mudah dengan cara menekan tombol
.
Tapi ternyata ada cara lain untuk ngebuzz, yaitu dengan menuliskan <ding>. Ada kelebihan jika kita menggunakan <ding>, yaitu kita bisa ngebuzz lawan bicara kita tanpa jeda sama sekali (dibandingkan dengan menekan tombol
yang mengharuskan kita menunggu sebelum bisa ngebuzz lagi, mungkin ini salah satu bug dari YM?). Kelebihan lainnya, cara seperti ini bisa dipake di pidgin yang notabene tidak mempunya fasilitas buzz.
Posted by: sandhee on: May 10, 2009
Tahun 2020? ga kelamaan tuh? mungkin sempat terbesit di benak kita semua mengapa kita harus menerka apa yang akan terjadi pada ILKOM UPI di tahun tersebut. Saya hanya setuju dengan pendapat bahwa masa depan harus direncanakan dengan sebaik – baiknya
.
Pesatnya perkembangan yang dialamin oleh ILKOM UPI membuat saya optimis bahwa kali ini UPI akan sedikit terangkat namanya dengan kekuatan yang dibangun oleh ILKOM UPI. Melihat kenyataan bahwa sekarang ilkom terbantu dengan tambahan 4 dosen baru yang berkompeten di bidangnya. Belum lagi Dr. Wawan Setiawan, M. Kom yang naik tahta menjadi Pembantu Dekan 2 menjadikan ILKOM UPI lebih kuat dimata Universitas.
Pada 4 tahun kebelakang (mungkin kurang 4 tahun), ILKOM UPI tidak mempunyai tempat yang tetap untuk dijadikan basecamp namun karena kegigihan pihak PRODI akhirnya ILKOM UPI sekarang menempati bangunan peninggalah FPOK (Fakultas Pendidikan Olahraga & Kesehatan, bener ga yaH?).
Apa sih yang diharapkan dari ILKOM UPI?
Pada dasarnya bukan ILKOM UPI saja jurusan yang selalu didera pertanyaan seperti ini, namun hal ini menjadi tanda tanya untuk perkembangan ILKOM UPI itu sendiri. Mau kemanakah kita ini? Nahkoda kapal haruslah ditujukan kepada tujuan yang pasti dan mempunyai prospek yang cerah bagi perkembangan ILKOM UPI. Salah satu peluang adalah pada sektor pendidikan, ILKOM UPI mempunyai program studi PENDIDIKAN ILMU KOMPUTER yang notabene dicetak untuk berkiprah di sektor pendidikan sehingga perkembangan dunia IT di pendidikan lebih berwarna.
Ketika melihat kenyataan di lapangan bahwa belum adanya tenaga pendidik TIK (khususnya) yang tidak mempunyai kompetensi di bidang itu (namun belum tentu tidak mempunyai kemampuan). Sebagai perbandingan, ketika saya melakukan PLP (sebanding dengan PKL
) di salah satu SMA Negeri Bandung, ternyata tenaga pendidik TIK adalah eks guru matematika. Untuk itulah saya sangat optimis ketika tahun 2020 mungkin ILKOM UPI sudah punya lulusan yang tersebar diseluruh penjuru Indonesia untuk menjadikan pendidikan TIK lebih baik dari hari ini.
Bagaimana ILKOM UPI di tahun 2020?
Hmmm….saya bukanlah MAMA LAUREN atau KI JOKO BODO yang senang meramal masa depan dengan kekuatan spiritual, namun kedua orang tersebut pasti setuju bahwa ILKOM UPI akan menjadi besar dan bertenaga (kayak apa aja hehehe) dengan disokong oleh SDM yang berkualitas. Saya setuju dengan tulisan rekan saya (Nhu) yang mengatakan bahwa mungkin saja nanti lahir “next bill gates” dari ILKOM UPI ini. Who’s know for the future, right?
Jadi nantikan kiprah ILKOM UPI di tahun 2020 dengan skuad (Para Dosen maksudnya) yang mungkin berasal dari mahasiswa sekarang yang sedang menimba ilmu dengan tekunnya di ILKOM UPI.
*Tulisan ini saya persembahkan untuk ILKOM UPI. Tempat saya bernaung, yang saya sangat cintai
Posted by: sandhee on: May 2, 2009
Doctrine adalah sebuah ORM yang digunakan pada bahasa pemrograman PHP, dengan menggunakan Doctrine kita dapat mempersingkat waktu pengerjaan untuk database karena Model dapat digenerate oleh Doctrine.
1. Download doctrine melalui svn (http://svn.doctrine-project.org/tags/1.1.0) lalu taruh di application/libraries/doctrine.
2. Buat folder untuk keperluan doctrine
- data (system/application)
- sql (system/application/data/)
- fixtures (system/application/data/)
- schema (system/application/)
- migrations (system/application/)
3. Buat file config untuk doctrine
<?php
define('APPPATH', 'C:' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'xampp' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'htdocs'. DIRECTORY_SEPARATOR .'system'. DIRECTORY_SEPARATOR . 'application'. DIRECTORY_SEPARATOR);
define('DOCTRINE_PATH', APPPATH . 'libraries' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'doctrine' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'lib');
define('DATA_FIXTURES_PATH', APPPATH . DIRECTORY_SEPARATOR . 'data' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'fixtures');
define('MODELS_PATH', APPPATH . 'models');
define('MIGRATIONS_PATH', APPPATH . 'migrations');
define('SQL_PATH', APPPATH . DIRECTORY_SEPARATOR . 'data' . DIRECTORY_SEPARATOR . 'sql');
define('YAML_SCHEMA_PATH', APPPATH . DIRECTORY_SEPARATOR . 'schema');
require_once(DOCTRINE_PATH . DIRECTORY_SEPARATOR . ‘Doctrine.php’);
spl_autoload_register(array(‘Doctrine’, ‘autoload’));
Doctrine_Manager::connection(‘mysql://root:root@127.0.0.1/test’);
Doctrine_Manager::getInstance()->setAttribute(‘model_loading’, ‘conservative’);
Doctrine_Manager::getInstance()->setAttribute(Doctrine::ATTR_VALIDATE, Doctrine::VALIDATE_ALL);
4. Instal Custom Loader
Edit atau buat jika MY_Loader di folder system/application/libraries/ tidak ada, lalu tambahkan kode berikut:
<?php class MY_Loader extends CI_Loader {
function doctrine($table=FALSE) {
$ci =&get;_instance(); if (!defined('DOCTRINE_PATH')) {
require APPPATH.'config/doctrine.php';
} if (!isset($this->doctrine_manager)) {
$this->doctrine_manager = Doctrine_Manager::getInstance();
} if ($table !== FALSE) {
if (isset($ci->{$table})) {
return $ci->{$table};
} Doctrine::loadModels(MODELS_PATH); $ci->{$table} = Doctrine::getTable($table);
return $ci->{$table};
} return $this->doctrine_manager;}}5. Menyetting Doctrine Command Line Interface
Nah ternyata yang jadi permasalahan adalah pada saat kita akan mengaktifkan CLI pada Doctrine, windows tidak mengenal jenis single file yang langsung dapat diubah menjadi executable, hal ini hanya berlaku di lingkungan *.nix. Maka kita tidak perlu membuat file doctrine tapi kita langsung membuat file doctrine.php, lalu kita edit dan tambahkan kode :
<?php
require_once('config/doctrine.php'); // Configure Doctrine Cli
// Normally these are arguments to the cli tasks but if they are set here the arguments will be auto-filled
$config = array('data_fixtures_path' => DATA_FIXTURES_PATH,
'models_path' => MODELS_PATH,
'migrations_path' => MIGRATIONS_PATH,
'sql_path' => SQL_PATH,
'yaml_schema_path' => YAML_SCHEMA_PATH); $cli = new Doctrine_Cli($config);
$cli->run($_SERVER['argv']); … > php doctrine.php
—User:columns:username: string(255)password: string(255)
Posted by: sandhee on: February 7, 2009
Sudah lama sebenarnya saya ingin mengimplementasikan skrip yang mempunyai kegunaan untuk membentuk konfigurasi file. Jadi nantinya kita bisa mengubah konfigurasi database (misalnya) di dalam aplikasi kita. Untuk itu saya membuat kelas (ga tau ini termasuk OOP atau tidak) Configure yang mempunyai fungsi tersebut.
Dalam penggunaan library ini (saya sebut library karena tinggal pakai saja), kita diharuskan membuat folder config yang didalamnya terdapat file konfigurasi, seperti : database.php. Jadi susunan foldernya , seperti ini:

Struktur folder
Penjelasan :
1. Config : Di dalam folder ini berisi file konfigurasi seperti config.php atau database.php
2. Installation : Folder untuk instalasi, disini file yang akan dijalankan untuk membentuk file konfigurasi (configure.class.php)
Lalu buatlah file bernama installation.php (sebenarnya namanya bebas yang penting file configure.class.php harus disertakan dalam file ini). Skripnya sebagai berikut:
<?php
include “configure.class.php”;
$a = new Configure();
$a->setFileName(‘database.php’);
$a->setDebug(true);
$a->write(‘db_host’,'localhost’);
$a->write(‘db_user’,'root’);
$a->write(‘db_pass’,’sandee’);
$a->write(‘db_name’,'biologi’);
$a->writeAll();?>
Hasil dari eksekusi installation.php:

Hasil eksekusi installation.php
Setelah itu maka config.php akan dibuat oleh skrip tersebut, dan aplikasi anda dapat berjalan sesuai keinginan anda.
Method yang dipakai:
Note : skrip ini gratis dan sangat mendukung untuk diperbaiki dan dikembangkan lagi
. Maaf yah apabila kata – kata nya kurang dimengerti, maklum masih belajar nulis nih
Posted by: sandhee on: January 28, 2009
Wah pidgin lagi? kenapa sih saya sering posting tulisan tentang pidgin?. Mmmm…bukan apa2 sih sebenernya nemuin tips n trik untuk pidgin itu secara tidak sengaja, malah kebanyakan dikasih tau temen. Ternyata pake pidgin banyak manfaatnya
.
Masalah utama chatting di pidgin adalah perbedaan emoticon yang dipakai oleh pidgin berbeda tapi menurut saya tidak berbeda namun bentuknya saja yang berbeda. Hal ini bisa kita akalin dengan menginstal smiley theme, loh ko theme? Ya, pidgin memakai theme untuk smileynya sehingga dapat diganti sesuai kehendak kita. Untuk itu kita harus download smileynya dulu.
Cara pemasangan:
1. Ekstrak paket tersebut, lalu kopikan folder tersebut ke C:\Program Files\Pidgin\pixmaps\pidgin\emotes\
2. Lalu masuk ke menu Tools->Preference->Smiley Themes
3. Pilih theme yang baru saja kita tambahkan.
That’s it. Happy Chatting hahaa
Posted by: sandhee on: January 28, 2009
Perkembangan situs jejaring sosial Facebook di Indonesia sangat pesat akhir – akhir ini. Apalagi dengan konsep nya yang menurut saya sangat sosial
. Nah salah satu fitur yang dipunyai facebook adalah chatting, sebenarnya facebook sendiri sudah meluncurkan facebook messenger untuk kita dapat chatting tanpa harus mengunjungi situsnya.
Namun menurut saya terlalu ribet karena harus menjalankan program lagi apalagi kalo akun tempat kita chatting banyak (MSN, Yahoo, GTalk, dll). Akhirnya saya memutuskan untuk memakai pidgin, program chatting yang dapat dijalankan di Windows atau Linux dan tentunya mendukung “multi akun” yang seperti saya sebutkan tadi.
1. Agar pidgin mendukung facebook maka kita harus unduh pluginnya disini.
2. Lalu jalankan file tersebut untuk memulai instalasi plugin.
3. Setelah selesai lalu restart pidgin, maka di menu account->manage account maka akan ada pilihan facebook di bagian protocol. Masukan email dan password yang dipakai untuk login ke facebook.
4. Setelah selesai lalu klik “SAVE” , nanti pidgin akan memunculkan popup yang menanyakan apakah kita akan menyetujui sertifikat. Untuk gampangnya pilih “ACCEPT” ajah. DONE
Gampang kan? Selamat mencoba.
Posted by: sandhee on: January 27, 2009
Tulisan ini kelanjutan dari tulisan yang lalu tentang “Memunculkan karakter thai di phpMyAdmin”. Saya mencari jalan keluar untuk menampilkan karakter “thai” di halaman web hampir 3 minggu lamanya (ck..ck..lama banget yah?), bukannya tanpa alasan saya berbuat demikian tapi ternyata dokumentasi terhadap masalah tersebut hanya sedikit. Untung saja, bos saya memberitahu caranya (meskipun dia ga ngerti PHP loh, thank you).
Ada dua langkah untuk berhasil menerima data dalam bentuk bahasa “thai” (bisa juga sih untuk bahasa mandarin atau jepang), yaitu:
1. Tambahkan tag head dan tag html yang saya cetak tebal di bawah ini.
<html lang=”th“ xmlns=”http://www.w3.org/1999/xhtml“ xml:lang=”th“><head>
<meta content=”text/html; charset=utf-8“ http-equiv=”Content-Type“/><meta http-equiv=”Content-language“ content=”th“/>………………………………………………………….
$cs1 = “SET character_set_results= utf8“;
mysql_query($cs1) or die(‘Error query: ‘ . mysql_error());$cs2 = “SET character_set_client = utf8“;
mysql_query($cs2) or die(‘Error query: ‘ . mysql_error());$cs3 = “SET character_set_connection = utf8“;
mysql_query($cs3) or die(‘Error query: ‘ . mysql_error());
Posted by: sandhee on: January 13, 2009
Huh….proyek yang kemarin dari usa ternyata harus bisa menampilkan bahasa thailand dengan benar, padahal di requirementnya ga ada yang ginian jadi ga bisa maju ke proyek lagi selanjutnya deh. Tapi gapapa deh itung2 buat belajar, betul?. Let’s talk about phpmyadmin…:)
Secara default phpmyadmin akan menampilkan bahasa thailand yang kita insert dengan string seperti ini: ‘???????’, loh kok tanda tanya semua?? ya itu dia yang menjadi masalah sayah di problem kali ini, alhasil sayah bertanya om google dan bertanya2 di forum. Hampir semua forum yang saya tanya tidak ada yang menjawab, apa orang2 belum pernah menemui masalah yang seperti ini gitu ya (pikirku). Stuck deh tapi dapet titik terang dari om google yang mengatakan masalah tersebut bertumpu pada charset yang ada pada mysql.
Charset? apa itu?
Charset adalah pasangan karakter yang digunakan untuk suatu kode. Contohnya adalah latin1_swedish_ci yang digunakan untuk menampilkan bahasa latin, maka ketika kita memasukkan teks yang berisi bahasa mandarin akan ditampilkan ‘?????’.
Secara default di phpmyadmin (tepatnya di MySQL) charset yang digunakan adalah latin1_swedish_ci, jika kita akan memasukkan data yang berisi teks kode asing (dalam kasus kali ini adalah bahasa thailand) maka kita harus merubah settingan charset yang digunakan oleh mysql. Merubah charset tersebut bisa kita lakukan di phpMyAdmin (saya gunakan hal ini biar lebih mudah untuk mengecek hasilnya). Untuk lebih aman kita bisa merubah charset yang digunakan pada database, tabel dan field yang digunakan untuk menampung data berisi bahasa thailand.
Untuk merubahnya lakukan langkah sederhana seperti berikut (hanya berlaku untuk database dan tabel):
1. Masuk ke menu operation
2. Rubah collation jadi tis620_bin (charset khusus bahasa thailand) atau utf8_bin
Untuk merubah pada field, maka kita harus masuk dalam mode edit pada field tersebut, lalu lakukan langkah 2.
Beres deh…sekarang kamu bisa masukin bahasa thailand. Dan phpmyadmin ataupun webpage kamu ga akan lagi nampilin karakter thai sebagaimana mestinya. Akhirnya bisa juga, dan hal ini membuat saya senang karena saya bisa maju ke proyek tahap II..hihihi…
Posted by: sandhee on: December 27, 2008
Ketika mendapatkan proyek kemaren, user pengen nambah suara buat notifikasi ketika ada kartu baru yang dibaca. Ketika googling kesana kemari tidak menemukan kalo PHP bisa memainkan suara secara langsung, kecuali jika pakai applet. What’s applet??yah kalo pake applet sih jadi PHP + Java donk??. Ketika bingung saya ingat dengan framework javascript yang sedang saya pakai yaitu Jquery. Akhirnya searching lah di web resmi jquery dan saya sangat senag karena library yang saya inginkan ternyata ada…thanks god. Tapi sayang sekali dokumentasinya minim, maka saya akan coba uraikan cara pemakaian library tersebut disini.
1. Jangan lupa untuk mengunduh jquery terlebih dahulu di sini.
2. Unduh library jquery sound nya disini (jika menggunakan jquery v1.0.0) atau disini (jika menggunakan jquery v1.0.1)
3. Jangan lupa unduh Playernya juga disini.
4. Persiapan dah selese??? let’s go to the next step.
5. Buatlah sebuah div di bagian body html. Seperti ini:
……
<body>
<div id=”player”></div>
………
6. Setelah itu buat skrip javascript dibawah div tersebut
<script type=”text/javascript”>
$(ready).document(function(){
$(“#player”).sound({swf: “<path-to-your-Player>”, file: “<path-to-your-file-mp3>”});
});
</script>
7. Done. Let’s try.
Recent Comments